Strategi Nutrisi dalam Pengelolaan Defisiensi Zat Besi pada Remaja sebagai Permasalahan Kesehatan Masyarakat
NUTRITIONAL STRATEGIES FOR MANAGING IRON DEFICIENCY AMONG ADOLESCENTS AS A PUBLIC HEALTH CONCERN
DOI:
https://doi.org/10.35890/jkdh.v15i1.441Keywords:
defisiensi zat besi, remaja, strategi nutrisi, suplementasi zat besi, anemiaAbstract
Defisiensi zat besi merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang umum dan menantang pada kelompok remaja. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebutuhan zat besi yang meningkat selama masa pertumbuhan, pola makan yang tidak teratur, aktivitas fisik yang tinggi, serta kehilangan darah, terutama pada remaja putri dengan menstruasi berlebihan. Remaja yang menerapkan pola makan vegetarian atau vegan memiliki risiko lebih tinggi mengalami defisiensi zat besi karena hanya mengonsumsi zat besi non-heme yang memiliki bioavailabilitas lebih rendah dibandingkan zat besi heme. Selain itu, kondisi penyakit kronis tertentu, seperti penyakit radang usus dan gagal jantung, juga dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia defisiensi zat besi. Penatalaksanaan utama dilakukan melalui suplementasi zat besi oral dengan pemberian satu kali sehari untuk mengoptimalkan absorpsi, idealnya pada pagi hari dan menghindari makanan atau minuman yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Terapi oral dianjurkan minimal selama tiga bulan atau hingga kadar feritin mencapai ≥20 ng/mL. Pada kasus defisiensi zat besi yang persisten, anemia berat, atau kondisi inflamasi kronis, terapi zat besi intravena dapat menjadi alternatif yang efektif dan aman pada populasi remaja. Oleh karena itu, strategi nutrisi yang tepat, deteksi dini, serta pemilihan terapi yang sesuai sangat penting dalam pengelolaan defisiensi zat besi pada remaja.
Downloads
References
Cohen, C. T., & Powers, J. M. (2024). Nutritional strategies for managing iron deficiency in adolescents: Approaches to a challenging but common problem. Advances in Nutrition, 15(5), 100215. https://doi.org/10.1016/j.advnut.2024.100215
Rehman, T., Agrawal, R., Ahamed, F., Das, S., Mitra, S., Kumar, D., Sethy, C., Kanungo, S., Bhattacharya, D., & Pati, S. (2025). Optimal dose and duration of iron supplementation for treating iron deficiency anaemia in children and adolescents: A systematic review and meta-analysis. PLOS ONE, 20(2), e0319068.
Aksu, T., & Ünal, Ş. (2023). Iron deficiency anemia in infancy, childhood, and adolescence. Turkish Archives of Pediatrics, 58(4), 358–362.
Leung, A. K. C., Lam, J. M., Wong, A. H. C., Hon, K. L., & Li, X. (2024). Iron deficiency anemia: An updated review. Current Pediatric Reviews, 20(3), 339–356.
Masanja, H., Martin, H. D., Jumbe, T., & Gichohi-Wainaina, W. N. (2025). Efficacy of iron-rich snacks in improving iron status among adolescent girls (10–19 years): A systematic review. Advances in Nutrition, 16(12), 100549.
Anwar, S., Rauf, M. K., Farooq, M., Khan, M., Maqsood, W., & Gulraiz, S. (2025). Iron deficiency anemia in teenage girls: The impact of menarche and nutritional care. Cureus, 17(5), e84997.
Rahmatina, A. N., Ghozali, M., Adnani, Q. E. S., Hilmanto, D., Zuhairini, Y., Susiarno, H., & Panigoro, R. (2025). A scoping review of nutritional intake and physical activity in adolescent girls with anemia. International Journal of Women’s Health, 17, 2891–2907.









