Edukasi Kesehatan Reproduksi Berdampak Pada Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Hamil dalam Pencegahan Komplikasi Kehamilan
DOI:
https://doi.org/10.35890/jkdh.v15i1.436Keywords:
Edukasi Kesehatan reproduksi, Pencegahan komplikasi kehamilan, Ibu hamilAbstract
Pendahuluan: Komplikasi kehamilan tetap menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas ibu di Indonesia. Oleh karena itu, intervensi promotif dan preventif oleh tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku ibu hamil dalam menjaga kesehatan selama kehamilan dengan cara memberikan edukasi kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil terkait pencegahan komplikasi kehamilan masa kehamilan. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre eksperimen dengan rancangan pretest–posttes . Penelitian dilaksanakan di PMB Atika. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling y ang sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dengan kuesioner dengan analisis data menggunakan uji paired t-test . Hasil: penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pada seluruh variabel setelah pemberian edukasi kesehatan reproduksi. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 5,2 menjadi 7,2, sikap meningkat dari 19,7 menjadi 24,5, dan perilaku meningkat dari 17,9 menjadi 24,6. Dengan nilai signifikansi p-value <0,001 untuk semua variabel penelitian, pengujian statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini memperlihatkan bahwa pemberian informasi mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran ibu hamil dalam menerapkan perilaku kesehatan yang mendukung pencegahan komplikasi selama masa kehamilan. Diskusi: Oleh karena itu, tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan dapat meningkatkan pelaksanaan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari pelayanan antenatal care guna mendukung peningkatan kesehatan ibu dan janin.Downloads
References
Achmad Vindo Galaresa, A. V., & Priyoto, P. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil dengan resiko tinggi. Jurnal Medika Nusantara, 2(3), 167–175. https://doi.org/10.59680/medika.v2i3.1277
Afrira Esa Putri, & Ririn. (2024). Pengaruh edukasi kelas ibu hamil terhadap upaya pencegahan komplikasi kehamilan di puskesmas. Jurnal Bidan Mandira Cendikia, 3(1), 63–68. https://doi.org/10.70570/jbmc.v3i1.1348
An, A. D. (2022). Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi remaja dan ibu hamil risiko tinggi. Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 61–70.
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Arwiyantasari, W. R., Sari, R. N., Ardhianingtyas, N., Hardika, M. D., Uma, E. C., & Sanjaya, K. A. (2025). Pemberdayaan ibu hamil melalui pendidikan kesehatan untuk mencegah komplikasi kehamilan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 4(6), 24–31. https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v4i6.1704
Azwar, S. (2017). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.
Debora, T. M., & Mulyana, D. S. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan komplikasi kehamilan dengan media audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil di Desa Sukaharja Kabupaten Karawang tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 14(4), 172–179.
Gustini, G., Akib, A., & Nordianiwati, N. (2025). Increasing pregnant women’s knowledge of pregnancy care through community-based health education. Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia, 2(2), 86–92. https://doi.org/10.61099/jpmei.v2i2.97
Harahap, S. R., & Manullang, R. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan antenatal care. Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara, 1(3), 105–109.
Hardianti, M., Kusuma, W. T., Adnani, Q. E. S., & Susiarno, H. (2025). Efektivitas berbagai media edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pemahaman pencegahan kehamilan remaja: Studi literatur. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 35(2), 715–724. https://doi.org/10.34011/jmp2k.v35i2.2635
Kartika, K., Rukmini, S. D., Haksama, S., Ismuntania, I., & Rakhman, F. (2024). Determinant factors of antenatal care used by pregnant women in Indonesia: A systematic review. African Journal of Reproductive Health, 28(10s), 226–238. https://doi.org/10.29063/ajrh2024/v28i10s.27
Lubis, A. F., Sari, A. P., Romlah, R., Hutabarat, M. S., & Haiti, M. (2024). Edukasi kesehatan mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan laboratorium darah dan urine pada ibu hamil trimester II dan III. Jurnal Masyarakat Mandiri.
Notoatmodjo, S. (2019a). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2019b). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Cetakan ke-6). Rineka Cipta.
Novianti, H. (2016). Pengaruh usia dan paritas terhadap kejadian preeklamsia di RSUD Sidoarjo. Journal of Health Sciences, 9(1). https://doi.org/10.33086/jhs.v9i1.180
Paramitha, F., Halim, A., Ramadani, T. P. R., Tanara, E., Adi, R., & Rachmanto, I. (2025). Effectiveness of interactive education on cardiovascular risk in increasing knowledge of reproductive age women for prevention of pregnancy complications. Jurnal EduHealth, 16(4), 1852–1859. https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/healt/article/view/7506
Putri, I. M., & Ismiyatun, N. (2020). Deteksi dini kehamilan berisiko. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 8(1), 40–51.
Rosilawati, R., & Khairiah, R. (2023). Pengaruh edukasi kelas ibu hamil terhadap pengetahuan ibu tentang deteksi dini resiko kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Rengasdengklok. Journal of Midwifery, 11(2), 201–206. https://doi.org/10.37676/jm.v11i2.5102
Soare, I. M., Bere, M. P. N., & Chusnatayaini, A. (2024). The influence of health promotion strategies and youth empowerment on pregnancy prevention through digital systems. Journal for Research in Public Health, 6(1), 25–42.
Suzani, L. F., Ningsih, S., & Oktalisa, S. (2025). Hubungan usia ibu hamil dengan risiko komplikasi kehamilan di Desa Sigama, Kabupaten Padang Lawas Utara. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(4), 8729–8731. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i4.52304
Tahira, T., & Fatima, D. (2024). Literacy on pregnancy complications: Causal factors and prevention. Advances in Healthcare Research, 2(2), 116–129. https://doi.org/10.60079/ahr.v2i2.374
Widyantari, K. Y., & Hidayati, R. D. (2024). Upaya preventif komplikasi kehamilan dan persalinan melalui edukasi kesehatan tentang tanda-tanda bahaya pada ibu hamil. Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ), 3(1), 24–33. https://doi.org/10.47218/jpmj.v3i1.318
Yuniwati, C., Yusnaini., Kartinazahri., & Fitraniar, I. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam deteksi dini komplikasi dengan kepatuhan antenatal care. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(2), 297–305. https://doi.org/10.30867/femina.v4i2.763









